Belajar Matematika Menyenangkan dengan Zombie

Belajar matematika bisa lebih menyenangkan melalui game semisal Math vs Zombie. Dalam game gratis ini, Anda akan belajar aljabar dasar sekaligus membunuh para zombie.

Math vs Zombie
Math vs Zombie

Hitung jumlahnya lalu zap zombie dengan tembakan kilat. Awas, jangan salah hitung jika tidak mau digigit zombie.

Hitung jumlahnya lalu zap zombie dengan tembakan kilat.
Hitung jumlahnya lalu zap zombie dengan tembakan kilat.

Continue reading “Belajar Matematika Menyenangkan dengan Zombie”

Advertisements

Cara Cepat Perkalian dengan Garis

Ini adalah metode perkalian yang diajarkan di sekolah Jepang. Cara yang dilakukan adalah dengan membuat garis diagonal sebanyak digit angka pertama, digit angka kedua, dan seterusnya. Dilanjutkan dengan membuat garis diagonal berlawanan arah sebanyak digit angka pertama di pengali berikutnya, terus berlanjut pada digit-digit selanjutnya. Jika tulisan ini terasa membingungkan, lihatlah gambar berikut.

Perkalian dengan garis.
Perkalian dengan garis.

Lihat juga video berikut untuk penjelasan yang lebih lanjut.

Catatan Matematika Jihad

Tulisan ini hanya catatan kecil tentang temuan saya tentang matematika dan anak saya, Jihad. Jihad adalah anak kedua saya. Saat ini umurnya 7 tahun 4 bulan. Mungkin ini semacam dokumentasi saja, mumpung saya ingat dan berkesempatan menuliskan hal menarik yang saya temui dari Jihad hari ini.

Jihad Math 1

Jihad menemukan buku matematika bekas abangnya dulu waktu di kelas 2. Tanpa diminta dia mengerjakan beberapa soal terkait operasi penjumlahan, kemudian memberikannya ke ibu untuk diperiksa.

Menurut saya apa yang dikerjakannya menarik. Bukan karena dia mengerjakan dengan cepat dan benar tanpa bantuan alat hitung ataupun kotretan, tapi karena coretan yang saya temukan di soal yang dia kerjakan itu. Berikut yang saya maksud:

2

Di soal nomor 5, 8, dan 9, ada bilangan yang dia coret kemudian di atasnya dia tuliskan sebuah bilangan lain. Ketika saya tanya, jawabannya memang seperti apa yang saya duga. Saya tanya tentang soal nomor 5, “kenapa angka 43 dicoret, terus angka yang di atasnya itu apa?” Dia menerangkannya kurang lebih seperti ilustrasi berikut.

3

Soal no 5 di atas dia hitung dengan cara menjumlahkan 110 + 130 + 42. Itu menurutnya jauh lebih mudah ketimbang harus menghitung sebagaimana urutan soal di atas.

Ternyata itu adalah teknik yang dia gunakan agar dia dapat menghitung bilangan-bilangan itu dengan mudah, sebab dia tidak membuat kotretan ataupun catatan di tempat lain. Dia hanya sesekali terlihat merenung dan terdiam, kemudian selesailah soal-soal itu dia jawab.

Untuk soal nomor 9 dia melakukan hal yang sama seperti ini:

4

Cara yang sama dia lakukan untuk menjawab soal nomor 9 di atas. dia menghitungnya dengan urutan 140 + 100 + 26.

Yang lebih menarik adalah cara dia mengerjakan soal nomor 8 ini,

5

Untuk menghitung soal nomor 8 di atas, dia memodifikasi penjumlahannya menjadi: 165 + 105 + 25 dan bentuk penjumlahan itu hasilnya sama dengan soal nomor 8 di atas.

Saya belum pernah mengajarkan teknik semacam itu, dan sepertinya gurunya di sekolahpun tidak, dia temukan sendiri tekniknya sehingga menurutnya jauh lebih mudah. Saya pikir ini cara cerdas yang dia temukan sendiri dari pengamatannya.

“Kan Bang Jihad punya ide bu!” ^_^.

Seperti yang saya bilang, ini hanyalah catatan dan dokumentasi pribadi. Mungkin tidak istimewa buat yang lain. Tapi semoga menginspirasi ^_^.

*Catatan:
Jihad terkadang masih suka menulis beberapa angka terbalik, seperti angka 2 di soal nomor 5 di atas.

Tabel Perkalian

Tabel Perkalian
Tabel Perkalian

Anak saya sedang belajar perkalian dan pembagian di sekolahnya. Iseng ketik-ketik di komputer, jadilah tabel perkalian ini. Bertema dino, karena anak-anak saya penyuka dinosaurus ^_^.

Mudah-mudahan bisa bermanfaat juga untuk Anda yang sedang membantu putra putrinya belajar melalui tabel perkalian. Jadi silahkan Anda mengunduhnya.

File dalam bentuk pdf, jadi pastikan komputer Anda memiliki program pdf reader.

Klik di sini untuk mengunduhnya.

Mengenal Bangun Ruang- Limas

The Great Pyramid of Giza

Siapa yang tidak tahu bangunan terkenal di atas?

Bangunan itu dinamakan The Great Pyramid, berada di Giza Mesir. Apa yang akan kita pelajari sekarang ada kaitannya dengan bentuk bangunan di atas. Ya, kita akan sedikit mengupas topik geometri 3-Dimensi, yaitu mengenai salah satu contoh bangun ruang yang bentuknya seperti gambar di atas.

Berikut ini adalah materi bangun ruang (limas dan kerucut) Sekolah Dasar yang disajikan dalam animasi video. Dengan tampilan animasi 3-Dimensi sesuai untuk anak usia Sekolah Dasar yang masih dalam tahap visual.

Materinya dijelaskan secara singkat dan sederhana.

Definisi Limas

Apa itu Limas?

Limas adalah bangun 3-Dimesi yang dibatasi oleh bangun segitiga sebagai sisi tegaknya. Kita biasa menyebutnya sebagai bangun ruang. Ciri khas limas adalah memiliki bagian runcing di bagian atasnya sebagai titik puncak.

Unsur-unsur Limas

Bagian atau unsur-unsur limas bisa kita amati pada video berikut ini.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/unsur%20limas.swf

Dari animasi di atas kamu bisa membuat jaring-jaring limas jika kamu ingin membuat limasmu sendiri di rumah.

Sebuah limas dinamai sesuai dengan bentuk alas yang dimilikinya. Berikut adalah jenis atau macam-cama limas.

Jenis-jenis Limas

Berdasarkan bentuk alasnya ini, limas dinamai dengan limas segi-n.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/jenis%20limas.swf

Sementara berdasarkan keteraturan bidang alas dan kedudukan titik puncaknya, limas dibedakan menjadi limas beraturan dan limas sembarang.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/Jenis%20Limas%202.swf

Limas beraturan memiliki bidang alas berbentuk segi-n beraturan, dan proyeksi titik puncaknya berada tepat di tengah bidang alas.

Limas sembarang memiliki bidang alas berbentuk segi-n yang tidak beraturan dan proyeksi titik puncaknya sembarang.

Volume Limas

Untuk mengetahui formula atau rumus volume limas, terlebih dahulu perhatikan video animasi berikut ini.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/Volume%20Limas.swf

Terlihat, bahwa volume limas adalah seperenam volume kubus. Jika panjang rusuk kubus s, maka tinggi limas adalah setengah dari s atau t= frac{s}{2} dengan t = tinggi limas.

Catatan: Tinggi limas adalah garis tegak lurus dari puncak limas ke bidang alas.

Sehingga diperoleh:

Vlimas = Vkubus/6
Vlimas = frac{s^3} {6}
Vlimas = frac{1} {3} . s^2 . frac{s} {2}
Vlimas = frac{1} {3} . Luas alas. tinggi

atau

Vlimas = frac{1}{3} . L . t

Multimedia Interaktif Materi Segitiga SMP

Ini akan menjadi saat yang menyenangkan ketika anak Anda bisa belajar matematika secara interaktif di depan komputernya, menggunakan alat peraga multimedia.

Anak atau siswa Anda dijamin tidak akan bosan apalagi mengantuk ketika belajar materi segitiga berikut ini ^_^.

Sifat-sifat Segitiga

Mengetahui sifat-sifat yang dimiliki oleh bangun segitiga adalah penting. Pahami fakta-fakta tentang segitiga berikut ini, agar kamu bisa menguasai materi lebih jauh tentang segitiga ini.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/Sifat-sifat%20segi%20tiga.swf

Melukis Segitiga

Dengan mengetahui fakta atau sifat-sifat segitiga, kamu akan bisa menggambar sebuah segitiga dengan benar. Ikuti dan pahami petunjuk berikut ini, bagaimana menggambar sebuah segitiga.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/melukis%20segitiga.swf

Menghitung Keliling dan Luas Daerah Segitiga

Satu hal yang penting ketika ketika mempelajari sebuah bangun datar seperti segitiga ini, adalah pemahaman tentang konsep keliling dan luas daerah. Pelajari materi berikut untuk mengetahui bagaimana cara menghitung keliling dan luas daerah sebuah segitiga.

https://dl.dropbox.com/u/9266921/Keliling%20dan%20luas%20segitiga.swf

Latihan

Jangan lupa untuk mengerjakan soal latihanmu sendiri berikut ini!

https://dl.dropbox.com/u/9266921/lat%20Soal.swf

Dongeng dan Matematika

Menyediakan buku-buku cerita baik itu kisah ataupun dongeng sepertinya merupakan sebuah keharusan bagi Anda jika Anda memiliki anak kecil di rumah. Ada banyak buku cerita tersedia yang bisa Anda pilih sesuai keinginan Anda dan anak Anda tentunya. Saya pun memiliki beberapa buku yang isinya menceritakan berbagai kisah dan dongeng. Beberapa diantaranya berisi cerita-cerita favorit dan paling sering dibacakan karena kedua anak saya menyukainya.

Ya, anak kecil senang sekali ketika mereka mendengarkan sebuah kisah atau dongeng. Membacakan cerita kepadanya tentunya merupakan sebuah ide bagus.

Bacakan beberapa cerita kepada anak ketika menjelang tidur di malam hari, atau kapanpun ketika dia menginginkannya. Bacakanlah dengan suara nyaring kepada mereka. Jangan lupa, sedikit ekspresi mungkin diperlukan ketika Anda bercerita.

Lalu apa hubungannya dengan matematika? Continue reading “Dongeng dan Matematika”

Trik Perkalian Sebelas

Saya merasa, trik perkalian 11 untuk bilangan dua digit sudah banyak dikenal. Sangat mudah!

Perhatikan contoh berikut:

25 times 11 = 275
34 times 11 = 374
42 times 11 = 462
58 times 11 = 638

Sudah tahu polanya? Ya, Anda tinggal menuliskan dua digit bilangan yang dikalikan itu masing-masing menjadi digit pertama dan terakhir hasil perkaliannya. Sementara digit keduanya (digit yang terletak di tengah) adalah jumlah dari dua digit, digit pertama dan terakhir itu.

Sementara kalau jumlah digit pertama dan terakhirnya lebih dari 9, setelah dijumlahkan simpan digit terakhirnya (sebagai digit tengah) dan tambahkan digit awal hasil penjumlahan itu ke digit pertama bilangan di awal.

Jika sedikit bingung dengan penjelasan saya, mungkin kotretan saya berikut ini bisa menjelaskannya. Continue reading “Trik Perkalian Sebelas”

Oleh-oleh Dari Puspa Iptek

Pintu Masuk Puspa Iptek

Hari selasa kemarin saya mengajak dua anak saya, Syahid dan Jihad jalan-jalan ke Puspa IPTEK di Kota Baru, Bandung. Saya dan suami memang sudah sejak lama ingin mengajak mereka pergi ke sana. Dan baru di liburan kali ini bisa menyempatkan diri berkunjung ke sana.

Perlu diketahui, Puspa Iptek menamakan dirinya sebagai pusat peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi, berlokasi di area perumahan elit (walaupun saya belum pernah tahu komplek perumahannya, hanya mengira-ngira dengan melihat fasilitas yang ada di lokasi itu saja :)! ), Kota Baru Parahyangan. Anda bisa melihat gambar lokasi dan seputar penjelasan tentang Puspa Iptek di situs resminya, di sini.

Seperti yang saya katakan di atas, bahwa Puspa Iptek menamakan dirinya sebagai pusat peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di sana memang menyediakan berbagai macam alat peraga terutama di bidang fisika, yang bisa dicoba oleh pengunjung dengan bantuan dan penjelasan dari instruktur di sana. Beberapa alat peraga bidang matematika juga rupanya ada di sana, terutama yang biasa dipakai oleh anak-anak SD atau SMP. Saya sengaja memotret alat-alat itu untuk ditunjukkan pada Anda semua. Inilah oleh-oleh saya dari Puspa Iptek! Continue reading “Oleh-oleh Dari Puspa Iptek”

Tentang Segi Empat


Ketika suatu hari saya tunjukkan sebuah bangun (persegi panjang) kepada anak saya yang masih duduk di TK-A, dan saya tanya dia apa nama bangun itu? Dia langsung menjawab, “Segi empat!”

Tentu saja jawabannya itu tepat, karena bangun persegi panjang itu memang merupakan segi empat. Kemudian ketika saya tanya lagi, “ini apa?” (sambil menunjukkan bangun persegi), dia langsung menjawab, “persegi!” Ya, jawabannya kali ini tepat sekali!

Ada satu hal menarik mengenai jawaban anak saya itu, bahwa dalam pemahamannya itu seolah-olah, bahwa bangun pertama yang saya tunjukkan kepadanya adalah segi empat, sementara bangun yang kedua bukan segi empat, tetapi persegi. Wadduh, saya tidak pernah mengajarinya begitu kok! Mudah-mudahan juga bukan gurunya di sekolah yang mengajarinya. Continue reading “Tentang Segi Empat”